Shalat Idul Adha Jam Berapa? Simak Jadwal dan Waktu Terbaik Menurut Sunnah

Masih bingung shalat Idul Adha jam berapa? Cek jadwal pelaksanaan dan alasan mengapa disunnahkan mulai lebih pagi di sini sesuai panduan syariat.

Shalat Idul Adha jam berapa biasanya dilaksanakan mulai pukul 06.00 hingga 08.00 WIB sesuai dengan kebiasaan masyarakat dan ketetapan panitia setempat di Indonesia. Secara syariat, ibadah ini dianjurkan untuk dilaksanakan saat posisi matahari telah naik setinggi anak panah atau sekitar 1 1/4 jam setelah matahari terbit.

Mengapa Shalat Idul Adha Dilaksanakan Lebih Pagi?

Rasulullah saw. sangat menganjurkan umat Islam untuk menyegerakan pelaksanaan shalat Idul Adha dibandingkan dengan shalat Idul Fitri. Hal ini bertujuan agar para jamaah memiliki waktu yang lebih luas dan cukup untuk memproses penyembelihan hewan kurban.

Dengan memulai ibadah lebih awal, pendistribusian daging kurban kepada kaum duafa juga dapat dilakukan lebih cepat. Kesegeraan ini merupakan bentuk ketaatan terhadap sunnah dalam memaksimalkan ibadah di hari raya.

Jadwal Penyembelihan Hewan Kurban Setelah Shalat

Proses penyembelihan hewan kurban secara resmi dimulai sesaat setelah rangkaian shalat dan khutbah Idul Adha selesai ditunaikan. Ibadah kurban ini tidak hanya terbatas pada hari raya saja, namun mencakup hari-hari setelahnya.

Masa penyembelihan berlaku hingga sebelum matahari terbenam pada hari Tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Rentang waktu yang panjang ini memberikan kemudahan bagi umat Muslim dalam mengatur teknis pemotongan hewan.

BACA JUGA: Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026?

Tata Cara Pelaksanaan Shalat Idul Adha Secara Berjamaah

Shalat Idul Adha dilaksanakan sebanyak dua rakaat secara berjamaah, baik di lapangan terbuka maupun di dalam masjid. Rangkaian ibadah ini selalu diiringi dengan pembacaan khutbah oleh khatib tepat setelah shalat selesai.

Pada rakaat pertama, terdapat tujuh kali takbir tambahan yang dilakukan sebelum membaca surat Al-Fatihah. Sementara itu, pada rakaat kedua, jamaah melakukan lima kali takbir sebagai bagian dari tata cara khusus shalat dua hari raya.