Pelunasan Haji 2026, Rincian Komponen Biaya Haji 54 Juta

DPR RI dan Pemerintah resmi menyepakati rata-rata Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2026 sebesar Rp 54.193.806. Simak rincian komponen dan penggunaannya di sini.

DPR RI bersama Pemerintah telah resmi menyepakati rata-rata Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 1447 H / 2026 M sebesar Rp54.193.806. Angka ini merupakan biaya riil yang dibayarkan langsung oleh jemaah haji untuk membiayai keberangkatan mereka ke tanah suci.

Informasi resmi yang dirilis oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) ini menjadi acuan penting bagi para jemaah yang masuk dalam kuota keberangkatan tahun ini untuk mempersiapkan dana pelunasan.

Dari Mana Asal Dana Bipih Rp 54 Juta Tersebut?

Total biaya rata-rata sebesar Rp 54.193.806 yang dibebankan kepada jemaah ini dibentuk dari tiga komponen utama, yaitu:

  • Setoran Awal Jemaah: Sebesar Rp25.000.000 yang sudah dibayarkan saat pertama kali mendaftar nomor porsi haji.
  • Nilai Manfaat Virtual Account: Nilai kembangkan dari dana haji jemaah yang bisa dicek langsung secara berkala melalui aplikasi BPKH Apps.
  • Biaya Pelunasan oleh Jemaah: Sisa biaya yang wajib dibayarkan jemaah setelah dikurangi setoran awal dan nilai manfaat virtual account sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Rincian Penggunaan Alokasi Dana Bipih 2026

Seluruh dana Bipih yang disetorkan jemaah akan digunakan secara transparan untuk membiayai kebutuhan personal jemaah selama operasional haji berlangsung.

Berikut adalah tabel rincian penggunaan dana Bipih 2026:

Komponen PenggunaanAlokasi Dana (Rp)
Penerbangan (Pulang-Pergi)Rp32.912.885
Akomodasi MakkahRp14.108.921
Akomodasi MadinahRp3.872.000
Living Cost (Biaya Hidup)Rp3.300.000

Komponen biaya terbesar dalam Bipih 2026 adalah tiket penerbangan PP yang mencapai Rp32,9 juta, disusul oleh akomodasi di Makkah sebesar Rp14,1 juta.

Sementara itu, jemaah juga akan mendapatkan uang saku (living cost) tunai sebesar Rp3,3 juta untuk bekal selama di sana.

Siapkan Pelunasan Melalui Aplikasi Resmi

Kesepakatan angka Bipih ini didasarkan pada hasil Rapat Kerja Panitia Kerja (Raker Panja) DPR RI bersama Pemerintah. Bagi kita atau anggota keluarga yang menjadi calon jemaah haji 2026, sangat disarankan untuk segera mengunduh BPKH Apps.

Melalui aplikasi tersebut, kita bisa memantau saldo Virtual Account masing-masing guna menghitung secara pasti sisa biaya pelunasan yang harus disetorkan ke bank penerima setoran. Selamat mempersiapkan perjalanan suci menuju baitullah.